Tampilkan postingan dengan label Pengertian algoritma. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pengertian algoritma. Tampilkan semua postingan

Senin, 07 Juni 2010

TIPE DATA

Tipe data ini menunjukkan suatu nilai yang dapat digunakan oleh variabel, dengan kata lain, tipe ini menentukan nilai yang dapat disimpan oleh variabel. Selain nilai, juga akan disimpan operator-operator yang dapat dilakukan pada tipe data tersebut. Data dapat disimpan dalam bentuk konstanta atau dalam suatu variabel. Konstanta akan disimpan dalam pengenal konstanta dan nilainya tidak berubah dalam program. Data yang disimpan dalam suatu variabel nilainya dapat berubah.
Terdapat berbagai macam tipe data yang dapat digunakan pada program yang ditulis dalam bahasa Pascal. Diantaranya adalah tipe ordinal (terdiri atas tipe integer, tipe boolean, tipe karakter, tipe terbilang, dan tipe subrange), tipe real, tipe string, tipe array, tipe record, tipe set, tipe file, dan tipe pointer. Operator yang dapat digunakan diantaranya adalah +, -, *, /, div, mod, not, and, or, xor, shl, shr, =, <>, <, >, <=, >=, dan in.

Kata cadangan yang digunakan
Program : spesifikasi nama program dan parameternya, bersifat dekoratif dan tidak terlalu mempengaruhi keseluruhan program itu sendiri
Uses :mendefinisikan nama unit yang akan direferensi oleh program
Var :menghubungkan sebuah identifier dan tipenya dengan suatu lokasi di memori dimana nilai-nilai dari tipe tersebut dapat disimpan
Begin :memulai suatu blok program
End :mengakhiri suatu blok program
In :operator yang memberikan operasi “anggota dari”
And :operator yang memberikan operasi logika “dan”
Or :operator yang memberikan operasi logika “atau”
Div :operator untuk pembagian dan membulatkan hasilnya ke bawah
Mod :operator untuk pembagian dan memberikan sisa hasil baginya
Shl :operator untuk menggeser bit ke kiri
Shr :operator untuk menggeser bit ke kanan
Not :operator operasi logika untuk membalik status
Xor :operator operasi logika XOR

Prosedur yang digunakan
Write :menuliskan suatu variabel ke dalam sebuah komponen file, dalam file teks digunakan untuk menuliskan satu nilai atau lebih ke suatu file
Writeln :mengeksekusi prosedur write, kemudian mengeluarkan sebuah penanda end-of-line (EOL) ke file program
Read :membaca suatu komponen file menjadi suatu variabel, dalam file teks digunakan untuk membaca satu nilai atau lebih menjadi satu atau lebih variabel
Readln :mengeksekusi prosedur read, kemudian bergerak ke baris berikutnya dalam file program

Fungsi yang digunakan
Sqr :menghasilkan nilai kuadrat dari suatu argumen
Sqrt :menghasilkan nilai akar dari suatu argument





contoh kode membuat perhitungan Luas persegi panjang

Program menghitungluaspersegipanjang;
Uses wincrt;
Var
a, b, c : real;
Begin
writeln ('Menghitung Luas persegi panjang');
write ('Nilai panjang? ');
readln (a);
write ('Nilai lebar? ');
readln (b);
c := sqrt (sqr(a) * sqr(b));
writeln ('Luas persegi panjangadalah:',c);
End.

Pengertian algoritma

Seringkali kita menyepelehkan dasar pemrograman ini, namun tidak dapat dipungkiri bahwa algoritma adalah sudah menjadi dasar dari pembuatan program.sebelum kita melangkah lebih jauh tentang pemrograman seyogyanya kita mesti tau dasar-dasar dari aau pemrograman terlebih dahulu.

A.Pengertian Algoritma
adalah urutan langkah-langkah penyelesaian masalah yang disusun secara sistematis,logis dan mempunyai nilai salah atau benar .

Kata Algoritma berasal dari bahasa arab yaitu Algorism yang berarti proses menghitung dengan angka arab. Sedangkan Algorist adalah orang yang menghitung dengan menggunakan angka arab. Algoritma itu sendiri berasal dari nama seorang ahli matematika dari Uzbekistan yaitu Abu Abdullah Muhammad Ibn Musa al-Khwarizmi yang dibaca oleh orang barat menjadi Algorism dan orang Indonesia melafalkannya menjadi Algoritma.

B. Beberapa cara penyusunan algoritma :
Ada beberapa cara untuk menyusun suatu algoritma yaitu :
•Dengan untaian kalimat deskriptif
•Dengan pseudocode
•Dengan Flowchart.

C. Kriteria Algoritma yang baik:
•Tepat, benar, sederhana, standar dan efektif.
•Logis, terstruktur dan sistematis.
•Semua operasi terdefinisi.
•Semua proses harus berakhir setelah sejumlah langkah dilakukan.
•Ditulis dengan bahasa yang standar pemrograman dan mudah untuk diimplementasikan sehingga tidak menimbulkan arti ganda.

D. Metode penyusunan Algoritma :
Adapun Metode yang digunakan dalam pembuatan/penyusunan Algoritma adalah :
•Divide and Conquer, yaitu membagi suatu permasalahan besar menjadi permasalahan-permasalahan yang lebih kecil yang mudah untuk dipecahkan.
•Dynamic programming, pemrograman dinamik akan sesuai jika digunakan pada suatu masalah yang mengandung sub-struktur yang optimal dan mengandung beberapa bagian permasalahan yang tumpang tindih .
•Metode serakah. Sebuah algoritma serakah mirip dengan sebuah Pemrograman dinamik, bedanya jawaban dari submasalah tidak perlu diketahui dalam setiap tahap; dan menggunakan pilihan apa yang dilihat terbaik pada saat itu.